Tips untuk Bekerja di Luar Negeri bagi Para Job Seeker

Tips untuk Bekerja di Luar Negeri bagi Para Job Seeker – Jika berbicara mengenai luar negeri, tentunya setiap orang akan berpikir mengenai kehidupan yang lebih baik dan luasnya kesempatan yang bisa didapatkan. Ke luar negeri juga berarti mencoba peruntungan dan menjadi lebih mandiri dengan beradaptasi ke lingkungan yang asing dan berbeda. Ibaratnya, ini adalah suatu petualangan yang tidak boleh disia-siakan.

Namun, apakah semua ini memang sebagus kedengarannya saja? Apakah proses pengajuan lamaran kerja ke perusahaan luar negeri cukup dilakukan dengan mengirimkan CV dan cover letter saja? Anda mungkin perlu menyimak wacana berikut yang akan menerangkan secara rinci tips dan fakta bekerja di luar negeri.

Wahai Para Job Seeker, Coba Tips Berikut Ini

Bekerja di Luar Negeri Tidak Hanya Soal Mengirimkan CV Saja

Setiap orang setuju bahwa mendapatkan pekerjaan di luar negeri adalah pencapaian yang sangat bagus. Dengan bekerja di luar negeri, sebuah karir dan pintu peluang internasional terbuka lebar dengan segala kelebihannya. Jika Anda berencana untuk memiliki pekerjaan di luar negeri, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal, fakta untuk diteliti, dan pertanyaan untuk diajukan kepada diri sendiri.

 

  1. Bulatkan Keputusan

Bekerja di luar negeri adalah langkah yang berani dan beresiko, terlepas dari seberapa siap dan mapannya Anda untuk menjalani hal ini. Jelas sekali bahwa membangun karir internasional di negara lain terdengar menggiurkan, sangat bermanfaat dan berpotensi meningkatkan karir seseorang. Namun, semua keuntungan ini akan memerlukan banyak pengorbanan juga.

Misalnya apakah ada efek dari perjalanan ke luar negeri ini terhadap kehidupan pribadi di rumah dan apakah ada kemungkinan bahwa pekerjaan yang kelak akan digeluti itu malah menjadi momok dan mimpi buruk. Terlebih, komitmen seperti ini bisa saja memerlukan waktu lama untuk mencapai tahap promosi dan penggajian sesuai dengan tarif upah standar yang berlaku di negara tersebut.

 

  1. Jika Sudah Yakin, Lakukan Beberapa Riset

Untuk langkah ini, sebenarnya Anda dapat melakukannya bersamaan dengan poin pertama. Mulailah melakukan riset tentang perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan kerja sesuai kualifikasi dan bidang keahlian Anda.

Tentukanlah jenis perusahaannya: apakah publik, swasta, domestik, asing atau internasional. Perhatikanlah apakah perusahaan menerima kandidat dari luar negeri, apa saja dokumen-dokumen yang harus diajukan dan tanggal-tanggal penting selama masa pelamaran kerja. Catat juga kontak-kontak penting yang dapat dihubungi jika ada pertanyaan atau kebingungan.

 

  1. Pelajari dan Siapkan Berkas Penting untuk Proses Imigrasi

Langkah ini memang terkesan buru-buru mengingat Anda baru mengajukan lowongan pekerjaan dan belum ada kabar dari tim rekrutmen sama sekali. Namun lebih baik langkah ini dilakukan di awal-awal daripada menjelang keberangkatan yang dapat membuat Anda kelabakan.

Apapun yang telah direncanakan dan diatur, Anda tetap memerlukan visa atau izin kerja resmi untuk menjamin status Anda saat bekerja di luar negeri. Cari tahulah informasi mengenai dokumen yang diperlukan untuk dapat bekerja secara legal di negara lain dan bagaimana proses pengajuan dan persiapannya.

Ketahuilah dengan pasti berapa lama visa atau izin kerja akan diproses, apakah ada prosedur imigrasi lainnya yang diperlukan, dan jangka waktu validitas dokumen tersebut dalam menjamin Anda dan pekerjaan Anda.

 

  1. Kembangkan Keterampilan Berbahasa

Pada umumnya, bahasa Inggris adalah bahasa internasional standar yang akan dijadikan indikator penentu untuk kemampuan bahasa asing seseorang.

Anda harus memiliki pemahaman yang jelas tentang apakah Anda memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan perusahaan untuk pekerjaan yang diinginkan. Kebanyakan perusahaan yang membuka rekrutmen dalam skala global menginginkan pencari kerja yang memiliki pengetahuan teknis di bidang tertentu, kemampuan adaptasi lintas budaya dan kemampuan bahasa yang lancar.

Selain sebagai faktor penentu, perusahaan juga tidak akan perlu memberikan pre-pelatihan bahasa Inggris dulu untuk Anda. Pada dasarnya, bila Anda memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, tiket untuk bekerja di luar negeri sudah ada di tangan.

 

  1. Riset Berikutnya: Akomodasi dan Biaya Hidup

Ini adalah hal yang terpenting mengingat bahwa bekerja di luar negeri berarti Anda akan tinggal dan bertahan hidup di sana. Semuanya akan terasa sangat berbeda: makanan, pakaian, tempat tinggal, gaya hidup hingga mata uang, lingkungan sosial dan area geografisnya.

Walaupun Anda telah mengetahui hal-hal ini, usahakanlah untuk tetap melakukan riset ini guna memperbarui wawasan mengenai negara dan tempat yang akan ditinggali.

Anda juga tidak perlu menutup diri terhadap segala informasi atau cerita negatif terkait lingkungan tersebut, karena dengan menghindarinya atau tidak, pada akhirnya Anda akan tetap tinggal dan mengetahui bagaimana rasanya tinggal di sana.

 

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah uang, baik itu cash, kredit maupun debit. Beberapa perusahaan mungkin mencantumkan berapa rentang gaji yang akan didapat setiap bulannya, namun tetap saja Anda belum tahu persis berapa banyak uang yang akan dihasilkan.

Buatlah perhitungan kasar sebagai estimasi dan bandingkan dengan biaya-biaya yang akan dikeluarkan selama hidup di negara tersebut (sewa, tagihan, pajak, dll.).

 

  1. Membangun dan Menggunakan Jaringan Kontak Lokal dan Internasional

Jaringan memang selalu menjadi bantuan yang efektif dalam pencarian kerja baik di negara asal atau negara lain. Manfaatkan semua sumber jaringan seperti alumni perguruan tinggi, organisasi, profesi sebelumnya dan komunitas-komunitas lainnya.

Orang-orang di jaringan ini tidak hanya dapat membantu memberi tahu prospek bekerja di luar negeri, namun juga dapat membantu mengembangkan kontak ke yang lain, memahami ekonomi dan budaya negara tempat mereka tinggal, dan informasi latar belakang lainnya.

Bila Anda tidak memiliki jaringan internasional, cobalah manfaatkan keunggulan media sosial sebagai platform tanpa batas untuk terhubung dengan orang-orang di perusahaan dan negara yang akan dituju.

 

  1. Siapkan Diri untuk Wawancara Kerja

Inilah tahap paling menyenangkan dan mendebarkan bagi para pencari kerja: undangan wawancara! Kebanyakan perusahaan luar negeri memiliki kebijakan fleksibel untuk kandidat yang berasal dari negara lain, sehingga biasanya proses wawancara atau tes masuk dapat dilakukan melalui conference atau video call.

Yang terpenting, Anda perlu mempersiapkan diri untuk tidak hanya menangani pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan tetapi juga kemampuan bahasa.

Seperti halnya wawancara kerja pada umumnya, kunci kesuksesan Anda adalah persiapan dan latihan. Apapun media wawancaranya, bersiaplah untuk menyampaikan penjelasan unik yang menghubungkan prestasi, keterampilan dan pendidikan Anda untuk menjadi kandidat ideal di posisi yang dituju. Pelajari juga profil perusahaan agar tidak bingung dan gugup saat ditanya.

 

Itulah beberapa tips dan langkah penting yang harus disiapkan dan dilakukan baik-baik sebelum akhirnya benar-benar pindah dan bekerja di luar negeri. Ingatlah bahwa proses pencarian dan pengajuan lamaran kerja tidak melulu soal mengirimkan CV saja. Bahkan untuk pindah ke negara asing pun Anda membutuhkan lebih banyak perencanaan daripada sekadar terbang melintasi samudera.

Uang, berkas-berkas legal, kontak emergency, akomodasi dan aspek-aspek lainnya harus benar-benar ditindak lanjuti sebelum dan setelah tiba di negara tersebut. Tentunya Anda menginginkan proses pembangunan karir di luar negeri menjadi suatu pengalaman yang tidak terlupakan dan tentunya bermanfaat bagi masa depan nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *