Metode dan Manfaat Penilaian Kinerja Karyawan

Metode dan Manfaat Penilaian Kinerja Karyawan – Penilaian kinerja karyawan merupakan aspek penting yang harus dilakukan oleh seorang Direktur terhadap Karyawannya. Sebab hal ini akan berkaitan dengan produktivitas karyawan terhadap pekerjaan yang diberikan.

Tentunya semakin baik kinerja seorang karyawan, maka akan semakin baik pula kualitas perusahaan. Dengan demikian, seorang Direktur harus mampu melakukan monitoring terhadap karyawannya. Jangan sampai ada karyawan yang tidak bekerja sesuai standar pekerjaan yang diberikan. Lalu bagaimana metode untuk melakukan penilaian terhadap kinerja karyawan tersebut?. Berikut ada beberapa cara yang dapat dilakukan.

penilaian kinerja karyawan

5 Cara Melakukan Penilaian Kinerja Karyawan

Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu kesempatan bagi seorang Direktur untuk melakukan komunikasi dengan karyawannya. Biasanya direktur sebuah perusahaan tentu memiliki ekspektasi terhadap kinerja yang akan dilakukan karyawannya.

Barangkali melalui penilaian tersebut, direktur dapat mengetahui seberapa besar kemampuan karyawan untuk menjawab ekspektasi direktur tersebut. Kemudian hal ini juga dapat dijadikan sebagai saran untuk mendiskusikan hal-hal yang baik untuk perkembangan perusahaan.

 

Memberikan penilaian terhadap kinerja karyawan tentunya harus dilakukan dengan baik dan benar. Hal ini semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan yang akan berpengaruh terhadap popularitas perusahaan. Berikut ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam memberikan penilaian terhadap kinerja karyawan.

 

1.      Mengukur Produktivitas Karyawan

Penilaian pertama dapat dilakukan dengan mengukur produktivitas karyawan. Produktivitas ialah kemampuan karyawan menghasilkan suatu produk dalam jangka waktu kerja tertentu. Untuk mengukur produktivitas itu, seorang direktur dapat melakukannya dengan melihat berapa banyak produk yang telah dihasilkan.

Kemudian dapat diukur dengan melihat kemampuan karyawan untuk menyelesaikan tugas dalam batas waktu yang telah ditentukan (deadline).

 

2.      Evaluasi Multi-arah

Penilaian selanjutnya dapat dilakukan melakukan evaluasi yang melibatkan semua staff perusahaan yang berkaitan dengan kinerja karyawan tersebutTujuan dari hal ini adalah untuk  mengetahui tingkat kualitas kerja karyawan menurut orang lain. Evaluasi ini dapat juga melibatkan rekan kerja dari karyawan tersebut.

 

3.      Mengukur Ketepatan Pelayanan

Penilaian kinerja karyawan lainnya yang dapat dilakukan adalah mengukur ketepatan pelayanan yang diberikan oleh karyawan kepada pelanggan. Hal ini biasanya diaplikasikan pada perusahaan yang bergerak di bidang penawaran jasa tertentu. Sehingga ketepatan karyawan dalam memberikan pelayanan, akan sangat menentukan reputasi dari perusahaan tersebut.

Semakin baik pelayanan yang diberikan, maka akan semakin baik pula reputasi perusahaan. Terlebih jika ada komplain tertentu oleh customer, maka ketepatan dan kecepatan pemberian layanan tanggapan sangat diperlukan. Oleh sebab itu, aspek ketepatan pelayanan juga dapat dijadikan sebagai salah satu metode untuk menilai kinerja seorang karyawan.

 

4.      Efisiensi Waktu Kerja

Waktu merupakan hal vital dalam dunia kerja. Semakin tinggi beban kerja, maka akan semakin banyak pula waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sehingga kemampuan untuk menggunakan waktu secara efisien, tentu akan dapat memberikan hasil kerja yang lebih baik.

Lumrahnya sebuah perusahaan akan memberikan waktu yang sesuai dengan beban kerja. Oleh karena itu, kualitas kinerja karyawan dapat diukur dengan melihat efisiensi waktu kerja yang digunakan. Terlebih jika hal tersebut berkaitan kerja dengan sistem (deadline).

 

5.      Kontribusi terhadap Perusahaan

Penilaian kinerja berikutnya dapat dilakukan dengan melihat kontribusi karyawan terhadap perusahaan. Untuk mengetahui hal ini, seorang direktur dapat memberikan karyawan target yang perlu dicapai dalam periode tertentu.

Direktur dapat memonitoring bagaimana tanggapan dan kesiapan karyawan dalam menuntaskan pekerjaan yang diberikan. Tentunya hal ini dapat menjadi indikator untuk mengetahui kuantitas dan kualitas kontribusi karyawan terhadap perusahaan.

Karyawan yang baik, tentunya akan berusaha untuk memberikan kontribusi yang semaksimal mungkin kepada perusahaan melalui optimalisasi kinerjanya.

 

Penilaian kinerja karyawan sebaiknya dilakukan secara rasional, bukan dengan emosional (perasaan). Sebab dengan penilaian rasional, perusahaan akan dapat mengetahui kualitas kinerja karyawan sesuai dengan fakta di lapangan.

Namun jika penilaian dilakukan atas landasan perasaan, maka sudah dapat dipastikan hasil penilaian tersebut tidak efektif. Selain itu, seorang direktur yang akan menilai kinerja karyawan, haruslah bersikap komunikatif terhadap karyawan.

Sehingga karyawan dapat termotivasi untuk meningkatkan kualitas kerja, bukan merasa terintimidasi oleh direktur sendiri.

 

Di samping beberapa cara di atas, Penilaian kinerja karyawan juga dapat memberikan dampak positif bagi karyawan dan perusahaan. Berikut beberapa hal  positif yang dapat diterima oleh karyawan melalui penilaian kinerjanya.

  1. Introspeksi Diri

Melalui penilaian yang dilakukan, maka seorang karyawan dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan dirinya. Dengan demikian karyawan akan berusaha untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi kelemahan dirinya. Kemudian juga berusaha untuk meningkatkan prestasi atas kelebihan yang dicapai.

  1. Meningkatkan Kualitas Kerja

Penilaian kinerja karyawan juga dapat membuat karyawan untuk senantiasa meningkatkan kualitas kinerja yang dihasilkan. Sebab melalui penilaian tersebut, karyawan dapat mengetahui standar kinerja yang ditetapkan oleh perusahaan. Selain itu, karyawan juga dapat mengetahui konteks pekerjaan yang menjadi tuntutan dari perusahaan. 

  1. Menjaga Komunikasi

Selain sebagai ajang untuk meningkatkan kualitas kinerja, proses penilaian yang dilakukan juga dapat menjadi kesempatan untuk melakukan komunikasi antar karyawan dan atasan. Sehingga dapat membantu karyawan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan kepada dirinya dengan maksimal.

 

Selain memberikan dampak positif bagai karyawan, Penilaian kinerja karyawan juga memiliki manfaat bagi perusahaan. Adapun manfaat dari penilaian tersebut, ialah sebagai berikut:

  1. Kesempatan Berkomunikasi

Penilaian yang dilakukan dapat menjadi penghubung antara perusahaan dengan para karyawannya. Perusahaan melalui Direktur atau staf tertentu akan menyampaikan hal-hal yang menjadi visi dan misi perusahaan kepada karyawannya.

Kemudian karyawan juga dapat menyampaikan aspirasinya kepada perusahaan. Dengan demikian akan terjadi komunikasi positif dan efektif antara karyawan dan perusahaan. Selain itu, melalui penilaian yang diberikan kepada karyawan, perusahaan juga dapat menjadikannya sebagai ajang untuk memupuk rasa kebersamaan.

Sebab dengan adanya penilaian yang dilakukan, maka karyawan merasa pekerjaan yang dilakukan benar-benar diperhatikan oleh perusahaan. Sehingga dengan dapat menimbulkan rasa ketergantungan positif (kebersamaan) antar perusahaan dan karyawan.

  1. Mengembangkan Keterampilan Kerja Karyawan

Dengan adanya penilaian yang dilakukan, maka perusahaan dapat mengetahui kekurangan ataupun kelemahan dari kinerja karyawannya. Barangkali kelemahan itu dipengaruhi oleh faktor pelayanan yang diberikan perusahaan terhadap karyawan.

Oleh sebab itu, hasil penilaian dapat dijadikan sebagai landasan bagi perusahaan untuk mengembangkan keterampilan kerja karyawan melalui pelatihan-pelatihan kerja tertentu. Sehingga karyawan dapat memberikan hasil kerja yang optimal kepada perusahaan. Dengan demikian perusahaan juga mendapatkan keuntungan dari hasil kerja karyawan tersebut.

  1. Evaluasi Pencapaian Tujuan

Melalui penilaian yang dilakukan, tentunya perusahaan dapat mengevaluasi sejauh mana pencapaian dari tujuan perusahaan sendiri. Biasanya dalam mempekerjakan seorang karyawan, perusahaan akan menyampaikan tujuan pekerjaan yang akan dilakukan.

Sehingga apabila dirasa kinerja karyawan belum dapat mencapai tujuan yang diinginkan, maka perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk hal tersebut. Dengan demikian perusahaan dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

 

Demikian beberapa metode dan manfaat dari penilaian kinerja karyawan. Semoga ada manfaatnya dalam menambah wawasan seputar dunia kerja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *